manfaat wakaf asuransi syariah

Wakaf asuransi sudah digemari terlebih sejak dikeluarkannya Fatwa MUI yang mengatur wakaf manfaat asuransi dan manfaat investasi pada asuransi jiwa syariah.

Wakaf memang bukan hal asing bagi masyarakat muslim khususnya di Indonesia. Namun pemahaman mengenai wakaf ini belum menyeluruh dan masih banyak yang keliru. Masyarakat banyak yang belum menyadari bahwa ada banyak jenis wakaf, tidak hanya berupa tanah dan bangunan saja. Salah satu yang sedang trend adalah wakaf asuransi syariah.

Wakaf merupakan bentuk kedermawanan yang diajarkan dalam agama Islam dengan menjanjikan kebaikan yang manfaatnya tidak akan terputus dan terus berlanjut bagi masyarakat, serta berupa pahala yang akan mengalir terus menerus bagi pemberi wakaf (wakif).

Ketika berwakaf, ada dua karakteristik utama yang harus diperhatikan, yaitu sifatnya sukarela dan nilainya abadi. Ini berarti bahwa wakif secara sukarela memberikan harta miliknya agar dipergunakan untuk kesejahteraan masyarakat.

Itulah mengapa jika wakaf uang lebih baik disalurkan melalui pengelola keuangan syariah dengan salah satu produk asuransi jiwa dengan sistem syariah. Sehingga dana wakaf yang terkumpul dari peserta dikelola dan dikembangkan oleh pengelola asuransi syariah untuk pembiayaan proyek produktif yang sesuai dengan ajaran agama. Manfaatnya dipergunakan untuk kepentingan banyak orang. Dengan catatan, dana wakaf tidak boleh berkurang sedikitpun nilai nominalnya.

Untuk biaya operasional pengelola asuransi syariah yang juga berperan sebagai pengelola wakaf (nazhir) maksimal boleh mempergunakan 10 persen dari hasil investasi dana wakaf. Sisanya dipergunakan untuk kepentingan bersama.

manfaat wakaf asuransi syariah

Banyaknya kebaikan yang diambil dari wakaf asuransi membuat banyak perusahaan asuransi di Indonesia meluncurkan program yang memberikan pilihan mudah bagi masyarakat dalam menyalurkan wakaf.

Penting untuk mengelola dana wakaf dengan profesional agar nilai harta dengan pasti bisa dijaga dan hasil usaha wakaf bisa terus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Diharapkan dengan adanya beragam pilihan program wakaf asuransi yang ada, membuat masyarakat semakin tertarik dan tergugah untuk mewakafkan sebagian hartanya.

Potensi wakaf dalam bentuk uang di Indonesia besar, tetapi realisasinya hingga kini masih terbilang kecil. Menurut data daru Badan Wakaf Indonesia (BWI) potensi wakaf uang di Indonesia mencapai angka Rp 180 triliun. Hanya saja total penghimpunan dana wakaf masih Rp 400 miliar di tahun 2017.

Agar potensi dana wakaf bisa meningkat, perlu dilakukan beragam langkah, bisa dengan mengeluarkan tabungan wakaf, sukuk wakaf, asuransi wakaf, dan sebagainya.

Pada prinsipnya, wakaf asuransi syariah ini punya beberapa manfaat yang dapat dirasakan, yaitu:

  1. Dana wakaf yang sudah dikumpulkan oleh para nasabah, akan dikembangkan sesuai dengan syariat agama. Nominal nilainya juga tidak boleh berkurang sedikitpun karena ini sesuai dengan karakteristik wakaf yaitu abadi.
  2. Saat membayar premi, peserta otomatis akan langsung terhitung berwakaf. Tentu keuntungannya juga akan jadi berlipat, tidak hanya keuntungan yang sifatnya dunyawi tetapi juga ukhrawi.
  3. Ketika membayar asuransi syariah keluarga dengan basis wakaf, ini tidak hanya asuransi berjangka tetapi manfaat yang diberikan oleh instrumen ini bahkan bisa dinikmati oleh keluarga atau ahli waris wakif dari generasi ke generasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here