ayam petarung shamo

Ayam merupakan hewan yang ada beragam jenisnya. Ayam petarung biasanya yang paling terkenal adalah ayam Shamo. Jenis ayam ini adalah ayam petarung keturunan ayam bangkok dari Thailand. Bisa dilihat dari namanya, yang berasal dari kata Sham yang berarti Siam atau Thailand. Awalnya, ayam-ayam petarung didatangkan ke Jepang di abad ke-16. Kemudian dikawinkan dengan ayam petarung lokal sehingga menghasilkan trah keturunan baru yang terus dikembangkan.

Keturunan hasil penyilangan yang bisa bertahan dari waktu ke waktu akan dibiakkan untuk jadi patokan sebagai ayam petarung. Gaya dan teknik pertarungan ayam ini sangat digemari oleh masyarakat Jepang karena terkenal hebat.

Jenis ayam ini sudah terkenal di Asia dan dengan mudah dijumpai di peternakan terkenal yang ada di Indonesia.

Ciri-ciri Ayam Shamo

Ayam ini termasuk ayam aduan yang sangat digemari. Selain kekuatannya yang sudah terkenal, ayam ini juga memiliki ciri fisik yang berbeda dari ayam lainnya. Berikut ciri-ciri ayam petarung kualitas super dari Jepang itu.

1. Jengger Berbentuk Segitiga Belah

Rata-rata ayam Shamo ini memiliki bentuk jengger walnut comb alias segitiga belah atau dalam bahasa Jawa disebut juga jengger telon. Sedangkan di Indonesia jenis jengger ini disebut dengan jengger tigan. Bentuk jengger saja sudah jadi daya tarik tersendiri dari jenis ayam ini.

Dalam sebuah pertarungan, biasanya ayam dengan jengger bentuk seperti ini akan menyerang tanpa sang lawan sempat melawan. Ayam ini mempunyai sifat yang agresif dan ganas.

2. Kepala seperti ayam Bangkok

Secara umum, bentuk kepala dari ayam jenis ini mirip dengan jenis ayam Bangkok. Bedanya terletak pada ukuran kepalanya yang lebih besar. Begitu pula dengan kulit kepalanya yang tebal dan berwarna merah cerah. Ini menguntungkan, sebab bila bertarung, ayam ini tidak mudah memar atau luka meski sudah bertarung lama.

3. Memiliki Paruh Besar

Jenis ayam ini punya bentuk paru dengan ukuran besar dan kuat. Namun, paruhnya lebih pendek dari paruh ayam pada umumnya. Dari segi ketebalan, paruh ayam Shamo tentu saja lebih tebal karena berlapi-lapis dibanding dengan ayam biasa.

Bentuk paruh inilah yang menjadi salah satu kekuatannya ketika bertarung. Dia menjadi kuat dan tak mudah dikalahkan. Bahkan dia akan menyerang dengan sangat kuat dan mematikan lawannya dengan paruh yang dimiliki.

4. Bentuk Mata Kristal

Bentuk mata ayam ini tajam dan warnanya cerah atau sering disebut dengan bentuk mata kristal. Dengan bentuk mata kristal ini, dia memiliki sorot mata yang tajam dan terlihat gagah dari mata ayam jenis lainnya. Dengan pandangan yang sangar, akan membuat ayam jenis lain surut saat berhadapan. Dengan sorot mata ini juga dengan mudah membaca pergerakan sang lawan saat berlaga.

4. Bersayap Pendek

Secara umum, ayam jenis ini memiliki jenis sayap yang pendek dan mengarah ke bagian bawah badannya, dengan bagian ujung sayap yang keluar. Dengan bentuk ini, sayap tubuhnya tidak menelungkup ke dalam tubuhnya. Sendi tulang sayapnya juga terlihat menonjol ke atas. Jika dibayangkan, sayapnya berbentuk tegap.

Sayap ini juga sangat kuat, meskipun pendek. Selain badan yang besar, kekuatannya juga dari ukuran sayap yang mendukung tubuhnya saat pertarungan.

5. Leher yang panjang

Ayam petarung dari Jepang ini punya bentuk leher yang besar dan panjang.  Salah satu teknik yang paling sering diandalkan adalah teknik kuncian dan serangan balik ketika bertarung. Kelebihan lainnya adalah kekuatan dalam bertahan dari leher jenis ini yang tidak mudah patah meski diserang.

Leher yang panjang juga menunjang ukuran tubuhnya yang besar. Ayam ini bebas bergerak dan lebih luwes saat bertarung.

6. Bentuk Badan Tegap

Bentuk tubuh ayam Shamo ini besar dan tegap, seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya. Bahunya juga terlihat lebih berisi dan kekar. Postur tubuh inilah yang membuatnya terlihat lebih kharismatik dan gagah perkasa. Wajar jika ayam ini dengan mudah mampu menahan serangan keras dari lawan-lawannya saat pertarungan.

7. Memiliki Bentuk Dada Bidang

Bentuk dada dari ayam Shamo ini bidang dan tidak ditumbuhi bulu. Dadanya juga berotot dengan dilapisi kulit tebal. Saat masih muda, dadanya berwarna kuning, namun berwarna merah bila sudah dewasa. Jelas saja, dengan dada yang kokoh ini tidak akan mudah merobohkannya dalam pertarungan.

8. Kaki Panjang

Kaki ayam Jepang ini berukuran panjang dan warnanya kuning. Dengan kaki inilah ayam Shamo mampu bergerak lincah dan lebih leluasa terlebih saat bertarung. Keunggulan lainnya adalah kekuatan dari pukulan serta akurat menggunakan kakinya.

Itulah mengapa teknik dan gaya tarung ayam ini dengan mengarahkan pukulan ke bagian kepala dan leher. Kaki yang kuat ini menopang tubuhnya yang besar untuk melompat lebih tinggi untuk menghindari serangan lawan.

9. Bulu Ekor yang Panjang

Bulu ekor dari ayam Shamo ini cukup panjang dan arahnya ke bawah. Garis ekornya juga sejajar dengan garis di punggungnya. Corak ini membuatnya terlihat sangat indah dan cantik. Selain kekuatannya, bulu ekor ini menjadi faktor harga ayam ini dihargai sangat mahal. Seperti bentuk ekor yang masih asli Jepang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here